Sabtu, 30 September 2017

Manfaat Jalan Kaki, Jangan Takut Lelah


My YouTube Channel
Jalan kaki tidak hanya merupakan olahraga yang murah dan ringan, tapi juga memberikan banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Dengan berjalan kaki Anda bisa mengurangi stres, menurunkan berat badan, mencegah diabetes dan masih banyak lagi fungsi lainnya.
Jangan malas atau takut lelah untuk melakukan olahraga jalan kaki. Jika Anda mengalami masalah dengan lutut atau kaki Anda, jangan jadikan hal ini sebagai alasan untuk tidak melakukan olahraga, karena Anda bisa menyiasatinya dengan berjalan ringan hingga cepat.
Manfaat Jalan Kaki
Berjalan kaki sebaiknya dilakukan selama 30 menit dalam sehari. Namun, agar tubuh Anda tidak kaget, sebaiknya berjalan kaki dilakukan selama 10 hingga 15 menit dalam sehari sebagai awalan, baru setelah itu secara perlahan Anda tingkatkan durasinya. Jika Anda berjalan kaki secara rutin dan tentunya dengan menjalani gaya hidup sehat, maka Anda memiliki kemungkinan untuk mendapatkan beberapa manfaat seperti di bawah ini:
Baik untuk kesehatan jantung dan menurunkan kolesterol
Jalan kaki memiliki manfaat yang bagus untuk kesehatan jantung serta mengatur tingkat kolesterol Anda.
Menurut sebuah studi, jalan kaki selama 30 menit diduga bisa menurunkan kemungkinan seorang wanita mengalami masalah jantung sekitar 40 persen. Hal ini karena jalan kaki dapat meningkatkan denyut jantung, meningkatkan sirkulasi darah di dalam tubuh, dan memperkuat jantung.
Tidak hanya itu saja, jalan kaki secara teratur juga bisa menurunkan kadar kolesterol dan gula darah dalam tubuh, serta menurunkan tekanan darah. Namun, jika Anda memiliki masalah dengan jantung, cobalah untuk mengonsultasikan kepada dokter Anda. Hal ini dimaksudkan agar Anda mengetahui seberapa lama dan berat bisa melakukan olahraga jalan kaki. Karena hal ini berhubungan dengan batas kegiatan seperti apa yang baik untuk jantung Anda.

Mencegah diabetes tipe 2
Selain penyakit jantung, diabetes tipe 2 juga bisa dicegah dengan berjalan kaki setidaknya selama 30 menit dalam sehari. Dengan melakukan jalan kaki, Anda telah memicu otot untuk bekerja lebih sehingga kemampuan untuk menyerap glukosa meningkat. Dengan berjalan kaki selama 30 menit, Anda bisa mengurangi kemungkinan terkena diabetes tipe 2 setidaknya hingga 30 persen.

Menurunkan berat badan
Dengan berjalan cepat selama 30 menit dalam sehari Anda bisa membakar setidaknya 150 kalori per hari. Semakin cepat langkah kaki Anda, semakin banyak kalori yang dibakar. Namun tentu tidak cukup hanya dengan berjalan kaki, Anda juga perlu menunjangnya dengan pola makan sehat.

Meningkatkan sistem kekebalan tubuh
Kurang olahraga bisa membuat tubuh Anda mudah terkena penyakit. Cobalah untuk sempatkan diri melakukan jalan kaki setidaknya selama 30 menit. Dengan begitu sistem kekebalan tubuh akan meningkat dan melawan infeksi. Berjalan kaki selama 30 menit juga bisa membuat Anda tidur lebih nyenyak dan tubuh secara otomatis akan melepaskan zat kimia yang membuat Anda merasa lebih baik.

Mengurangi stres
Mungkin tidak terpikirkan oleh Anda sebelumnya bahwa ternyata berjalan kaki bisa membantu dalam mengurangi atau mencegah stres. Ya, menyempatkan berjalan kaki dalam sehari bisa mengurangi stres atau mencegahnya. Berjalan kaki dan aktifitas fisik lainnya bisa memicu endorfin yang membuat mood Anda merasa lebih baik dan mengurangi rasa cemas serta depresi.

Mencegah osteoporosis
Osteoporosis disebabkan oleh adanya penipisan tulang sehingga tulang menjadi keropos, dan rentan patah karena rapuh. Dengan melakukan olahraga berjalan kaki, Anda dapat membangun dan mempertahankan kesehatan tulang Anda.
Selain enam manfaat di atas, manfaat jalan kaki lainnya adalah dapat mengurangi risiko kemungkinan terkena asma, stroke, radang sendi serta beberapa jenis kanker. Jadi, manfaatkan sebaik-baiknya olahraga yang murah meriah ini. Luangkan sedikit saja waktu Anda dalam sehari untuk berjalan kaki. Anda bisa menyiasatinya dengan memarkir kendaraan Anda lebih jauh dari kantor atau berjalan kaki selama 15-30 menit saat bepergian.

Jumat, 15 September 2017

Berbakti Pada Orangtua


Nasehat kepada anak-anak, supaya dipahami bahwa kita lahir dan hidup dimuka bumi ini ada perantaranya yaitu kedua orang tua. Orang tua kita (ibu kita) ketika mengandung selama sembilan bulan dengan susah payah, nafsu makan berkurang tidurpun menjadi tidak nyaman, pada saatnya melahirkan nyawa dipertaruhkan dan setelah kita lahir, meramut memelihara dan menjaga kita dengan penuh kasih sayang bahkan kadang-kadang berani mengorbankan segala-galanya.


Anak-anak supaya benar-benar memahami bahwa betapa besar jasa orang tua terhadap kita.Maka kita sangat berkewajiban untuk membalas jasa orang tua tersebut paling tidak kita harus bisa berbuat baik, menghormat, taat terhadap perintah-perintahnya kecuali jika diperintah maksiat. Ingatlah firman Allah:

( ﻭَﺍﻋْﺒُﺪُﻭﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﻟَﺎ ﺗُﺸْﺮِﻛُﻮﺍ ﺑِﻪِ ﺷَﻴْﺌًﺎ ۖ ﻭَﺑِﺎﻟْﻮَﺍﻟِﺪَﻱِﻥْ ﺇِﺣْﺴَﺎﻧًﺎ......)

[Surat An-Nisa' 36]

Dan Tuhanmu telah memerintah supaya kamu jangan menyembah selain Allah dan supaya kamu berbuat baik kepada kedua orang tua dengan sungguh sungguh.

.( ﻭَﺇِﻥْ ﺟَﺎﻫَﺪَﺍﻙَ ﻋَﻠَﻰٰ ﺃَﻥْ ﺗُﺸْﺮِﻙَ ﺑِﻲ ﻣَﺎ ﻟَﻴْﺲَ ﻟَﻚَ ﺑِﻪِ ﻋِﻠْﻢٌ ﻓَﻠَﺎ ﺗُﻄِﻌْﻬُﻤَﺎ ۖ ﻭَﺻَﺎﺣِﺒْﻬُﻤَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻣَﻌْﺮُﻭﻓًﺎ ۖ
[Surat Luqman 15]

Dan jika kedua orang tua memaksamu untuk mensekutukan kepada-Ku Allah yang tidak ada ilmunya maka jangan kamu taat kepada keduanya dan pergaulilah keduanya didunia dengan baik. Melihat firman Allah diatas bahwa Allah menetapkan suatu perintah untuk tidak memusyrikkan kepada Allah disejajarkan dengan perintah Allah untuk Birru liwalidaini sebab syirik adalah dosa yang paling besar dan Allah tidak mengampuni dosa tersebut. Demikian pula dosa/menentang kepada orang tua adalah juga dosa besar yang mana Allah tidak akan mengampuni kecuali atas ridho kedua orang tua.Sabda Rasulullah S.A.W

ﺍﻟْﻜَﺒَﺎﺋِﺮُ ﺍﻹِﺷْﺮَﺍﻙُ ﺑِﺎﻟﻠَّﻪِ ﻭَﻋُﻘُﻮﻕُ ﺍﻟْﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻦِ ﻭَﻗَﺘْﻞُ ﺍﻟﻨَّﻔْﺲِ ﻭَﺍﻟْﻴَﻤِﻴﻦُﺍﻟْﻐَﻤُﻮﺱُ "

yang artinya: Dosa-dosa besar adalah menyekutukan Allah dan berani/menentang/melukai hati kedua orang tua dan membunuh diri ) membunuh orang yang tidak bersalah) dan sumpah dusta. (Rawahu Bukhori)

ﻭَﺛَﻠَﺎﺛَﺔٌ ﻟَﺎ ﻳَﺪْﺧُﻠُﻮﻥَ ﺍﻟْﺠَﻨَّﺔَ : ﺍﻟْﻌَﺎﻕُّ ﻟِﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻪِ، ﻭَﺍﻟْﻤُﺪْﻣِﻦُ ﻋَﻠَﻰ ﺍﻟْﺨَﻤْﺮِ، ﻭَﺍﻟْﻤَﻨَّﺎﻥُ ﺑِﻤَﺎ ﺃَﻋْﻄَﻰ

Dan ada tiga golongan yang tidak akan masuk kedalam surga, orang yang menentang/melukai hati kedua orang tua dan orang yang membiasakan minum khomar dan orang-orang yang mengungkit-ngungkit pada pemberian nya/sodaqohnya.
(Rawahu Annasai).

Dan supaya difahami pula bahwa dosa menentang kepada kedua orang tua disamping diakhirotnya jelas masuk neraka didunianya Allah juga akan menurunkan siksanya sebagaimana sabda Rasulullah


,ﻋَﻦِ ﺍﻟﻨَّﺒِﻲِّ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋَﻠَﻴْﻪِ ﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻗَﺎﻝَ " : ﻛُﻞُّ ﺫُﻧُﻮﺏٍ ﻳُﺆَﺧِّﺮُ ﺍﻟﻠﻪﻣِﻨْﻬَﺎ ﻣَﺎ ﺷَﺎﺀَ ﺇِﻟَﻰ ﻳَﻮْﻡِ ﺍﻟْﻘِﻴَﺎﻣَﺔِ ﺇِﻟَّﺎ ﺍﻟْﺒَﻐْﻲُ ﻭَﻋُﻘُﻮﻕُ ﺍﻟْﻮَﺍﻟِﺪَﻳْﻦِ ﺃَﻭْ ﻗَﻄِﻴﻌَﺔُ ﺍﻟﺮَّﺣِﻢِ ﻳُﻌَﺠِّﻞُ ﻟَﺼَّﺎﺣِﺒِﻬَﺎ ﻓِﻲ ﺍﻟﺪُّﻧْﻴَﺎ ﻗَﺒْﻞَ ﺍﻟْﻤَﻮْﺕ

Artinya: Setiap dosa Allah mengakhirkan pembalasannya sekehendak Allah sampai hari kiamat kecuali dosa menentang kepada kedua orang tua, maka Allah mentergesakan/ mempercepat siksa (pembalasannya) kepada pelakunya pada masa hidupnya sebelum matinya orang itu. Diceritakan dalam hadist salah seorang sahabat yang ahli ibadah, ahli sodaqah, ahli dzikir bernama Alqomah pada waktu menjelang akhir hayatnya mengalami penderitaan yang sangat berat yaitu sakaratul maut dan tidak bisa mengucapkan kalimat Lailahaillalloh karena pernah menyakiti hati Ibunya.


Maka para anak-anak supaya betul-betul bisa berbakti kepada kedua orang tua terutama orang tua perempuan (ibu) sebab dengan kedua orang tua terutama (Ibu) sangat mustajab (dikabulkan oleh Allah) dan kutukan benar-benar menjadi kenyataan. Di dalam hadist Rasulullah memerintahkan kepada kita untuk menghormat kepada ibu sampai diulang-ulang beberapa kali.Sabda rasulullah S.A.W


ﻋَﻦْ ﺃَﺑِﻲ ﻫُﺮَﻳْﺮَﺓَ ﺭَﺿِﻲَ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻨْﻪُ ﺃﻧّﻪ ﻗَﺎﻝَ :ﺟَﺎﺀَ ﺭَﺟُﻞٌ ﺇِﻟَﻰٰ ﺭَﺳُﻮﻝِ ﺍﻟﻠَّﻪِ ﺻَﻠَّﻰ ﺍﻟﻠَّﻪُ ﻋَﻠَﻴْﻪِﻭَﺳَﻠَّﻢَ ﻓَﻘَﺎﻝَ : ﻳَﺎ ﺭَﺳُﻮﻝَ ﺍﻟﻠَّﻪِ ! ﻣَﻦْ ﺃَﺣَﻖُّ ﺍﻟﻨَّﺎﺱِ ﺑِﺤُﺴْﻦِ ﺻَﺤَﺎﺑَﺘِﻲ؟ ﻗَﺎﻝَ : « ﺃُﻣُّﻚَ» . ﻗَﺎﻝَ :ﺛُﻢَّ ﻣَﻦْ؟ ﻗَﺎﻝَ : « ﺛُﻢَّ ﺃُﻣُّﻚَ » . ﻗَﺎﻝَ : ﺛُﻢَّ ﻣَﻦْ؟ ﻗَﺎﻝَ :« ﺛُﻢَّ ﺃُﻣُّﻚَ » . ﻗَﺎﻝَ :ﺛُﻢَّ ﻣَﻦْ؟ ﻗَﺎﻝَ :« ﺛُﻢَّ ﺃَﺑُﻮﻙَ »

yang artinya:
Seorang laki-laki datang kepada Rasulullah maka dia berkata wahai Rasullullah. Siapakah lebih berhaknya manusaia dengan bagusnya pergaulanku? Nabi bersabda Ibu mu, laki-laki itu bertanya lagi kemudian siapa lagi? Nabi bersabda Ibu mu, laki-laki itu bertanya lagi kemudian siapa lagi? Nabi bersabda Ibu mu, laki-laki itu bertanya lagi? Nabi bersabda Ibu mu, laki-laki itu bertanya lagi kemudian siapa lagi? Nabi bersabda kemudian Bapak mu.


Walaupun keadaan orang tua bagaimana saja mungkin keadaan orang tua kita sudah sangat tua (lanjut usia) dan biasanya orang yang sudah lanjut usia itu kadang-kadang banyak merepotkan kepada anak-anaknya, kadang-kadang menjengkelkan bahkan kadang-kdanag menyusahkan kepada anak-anaknya atau mungkin juga belum menjadi orang iman, walaupun keadanya demikian itu tetap tidak mengurangi haknya terhadap anak-anaknya, artinya sebagai anak harus tetap berbakti, menghormati, menyenangkan hatinya menuruti apayang menjadi kehendaknya sak pol kemampuannya, apabila berbicara supaya berbahasa yang baik (boso) jangan sampai menyakitkan hatinya, jangan keras, jangan membentak-bentak, ingatlah firman Allah.


( ﻭَﻗَﻀَﻰٰ ﺭَﺑُّﻚَ ﺃَﻟَّﺎ ﺗَﻌْﺒُﺪُﻭﺍ ﺇِﻟَّﺎ ﺇِﻳَّﺎﻩُ ﻭَﺑِﺎﻟْﻮَﺍﻟِﺪَﻱِﻥْ ﺇِﺣْﺴَﺎﻧًﺎ ۚ ﺇِﻣَّﺎ ﻳَﺒْﻠُﻐَﻦَّ ﻋِﻨْﺪَﻙَ ﺍﻟْﻜِﺒَﺮَ ﺃَﺣَﺪُﻫُﻤَﺎ ﺃَﻭْ ﻛِﻠَﺎﻫُﻤَﺎ ﻓَﻠَﺎ ﺗَﻘُﻞْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﺃُﻑٍّ ﻭَﻟَﺎ ﺗَﻨْﻬَﺮْﻫُﻤَﺎ ﻭَﻗُﻞْ ﻟَﻬُﻤَﺎ ﻗَﻮْﻟًﺎ ﻛَﺮِﻳﻤًﺎ
[Surat Al-Isra' 23]

Dan Tuhanmu memerintah jangan kamu sekalian menyembah kecuali kepada Allah, dan supaya berbuat baaik kepada kedua orang tua, seandainya salah satu keduanya atau kedua-duanya sampai masa tuanya disismu maka janganlah engkau berkata kepada keduanya kalimat Uf / Hus kepada keduanya, dan janganlah membentak kepada keduanya dan berkatalah kepada keduanya dengan kata-kata yang baik.

Supaya bisa membantu pekerjaan orang tua, meringankan beban orang tua, dan supaya usaha bisa mewujudakan cita-citanya orang tua yang baik,misalnya orang tua yang ingin agar anaknya menjadi Mubaligh, berhasil sekolahnya, berhasil kuliahnya dan lain-lain. Dan selalu mendoakan agar diampuni dosa-dosanya dan ditetapkan dalam keimanan, dan jika belum iman kita do’akan agar diberi hidayah oleh Allah bisa menjadi orang iman, bisa menjadi orang faqih.

Jangan malah sebaliknya karena mungkin punya sesuatu permintaan terhadap orang tua tetapi orang tua belum bisa mengabulkan akhirnya berani ngomong-ngomongkasar, bentak-bentak, maidu-maidu, marah-marah, ngamuk-ngamuk, mengancam-ngancam, mengatakan orang tua tidak tanggung jawab keapada anaknya, dan lain-lain sebagainya, atau merasa hidupnya sudah mapan (menjadi orang kaya) kemudian berani memperlakukan orang tuanya tidak semestinya (seperti membentak) atau karena saking cintanya dengan istrinya sampai mengalahkan kepada kedua orang tuanya sehingga mungkin ada sedikit masalah dengan istrinya, orangtuanya disalah-salahkan, dijelek-jelekan bahkan sampai berani mengusir orang tuanya.

Semua itu salah besar, dosa besar, bukan kelakuannya orang iman bahkan itu semua adalah perbuatan dan kelakuan orang-orang jahiliah, orang-orang yang dilaknati, anak-anak durhaka mati wajib masuk Neraka, N’adhubillahi mindhalik.Ingatlah sabda Rasulullah S.A.W yang artinya:

"Wahai golongan orang-orang Muhajir dan Anshor barang siapa lebih mengutamakan Allah yang mahamulia dan maha agung, dan berbuat baik kepada Ibunya serta mencari ridhonya, maka ridho Allah yang maha mulia lagi maha agung atas ridho ibunya dan murka Allah yang maha agung keagungannya dalam murka ibunya.

Dengan adanya nasehat seperti ini karena banyak terjadi orang tua yang tidak dihormati oleh anak-anaknya bahkan disakiti hatinya sehingga tertekan jiwanya akhirnya jadi stress bahkan stroke. Hal ini jangan sampai terjadi dalam kalangan kita.


Maka orang-orang iman,anak-anak supaya selalu mengingat-ingat jasa orang tua terutama ibunya, agar selalu bisa mnghormat, mengagungkan, berbakti, taat dan punya keinginan untuk membalas jasa-jasa besar orang tua sehingga bisa menjadi anak-anak yang soleh/solehat, hidup penuh berkah karena selalu mendapat do’anya orang tua, mati sewaktu-waktu wajib masuk sorga selamat dari neraka.
Alhamdulillahirobbil'alamin, semoga manfaat dan barokah

Kamis, 14 September 2017

15 Filosofi Orang Tiongkok Kuno


Sederhana, tapi butuh niat untuk melakukannya.
Warga Tionghoa di Indonesia memang tak bisa dipungkiri lagi menjadi salah satu tolak ukur dalam bidang wirausaha. Secara sederhana, kita sudah stereotip kalau pada akhirnya warga Tionghoa yang muda akan berwirausaha kelak.
Namun, melihat kondisi saat ini, stereotip tersebut tidaklah salah. Maka, tak ada salahnya kita mengenal filosofi-filosofi orang Tionghoa yang bisa saja memberikan kita jalan menuju kesuksesan.

1. Hormati dan hargai orang tuamu, karena merekalah yang terus mencintaimu tanpa henti.
Ya, sampai kapanpun orang tua akan menjadi pondasi utama kita dalam meraih kesuksesan. Merekalah yang dari dulu memenuhi segala kebutuhan kita. Mereka jugalah yang akan selalu mendukung kala kita mengalami masalah.

2. Sukses berawal dari kerja keras, hemat dan pandai mengatur keuangan.
Tak bisa dipungkiri kalau usaha keras kita akan membuahkan hasil yang baik untuk kita pula. Namun, semua itu harus kita barengi dengan hidup yang sederhana. Jangan berfoya-foya, terlebih jika kita belum berkecukupan. Hiduplah dengan hemat dan cerdas mengatur keuangan. Kamu yang ingin memulai wirausaha pun pandai mengatur perputaran uang, seperti keseimbangan pemasukan dan pengeluaran.

3. Jangan mudah takut dan jangan pernah sesali keputusan yang telah dibuat.
Mengapa? Orang Tionghoa percaya kalau keberanian mengambil keputusan dan kesempatan yang ada akan berujung pada kesuksesan. Kita seakan-akan tak takut untuk mengalami segala macam kerugian maupun risiko. Meskipun semua berdasarkan keputusan kita sendiri yang juga pada akhirnya tak boleh kita sesali. Intinya adalah apapun yang kita lakukan akan membuahkan hasil, baik itu positif maupun negatif. Jalani saja.

4. Semakin besar masalah yang kita dapat, semakin besar pula semangat dan keyakinan kita pada usaha kita.
Setiap orang akan mengalami masalah. Namun, masalah yang menerjang selama hidup tidak boleh dijadikan alasan untuk menyerah. Justru merupakan bantu loncatan bagi kita untuk memperbaiki dan membuat usaha kita lebih baik lagi.

5. Jangan takut untuk terus mencoba.
Jangan pernah menyerah. Rugi merupakan musuh utama, tapi juga bisa jadi batu loncatan kita untuk menemukan hal yang tepat. Hal tersebut tersebut terjadi juga agar kita bisa belajar dari kesalahan.

6. Jangan sombong, ingat hidup seperti roda yang berputar.
Terkadang kita akan berada di posisi nyaman, tapi ada kalanya kita akan terjun ke masalah dan kesusahan. Maka dari itu, kesombongan atau keangkuhan bukanlah sifat yang tepat untuk menjalani hidup.

7. Pastikan bahwa semua hal yang kamu kerjakan benar-benar tuntas.
Dengan kata lain dalam mengerjakan sesuatu, pastikan semuanya beres. Istilahnya, ada awal dan akhir yang jelas. Jadi kerjakan seluruh hal dengan sepenuh hati.

8. Lakukan apa yang membuatmu bahagia
Jangan memaksakan diri pada hal yang tidak kamu suka jika pada akhirnya kamu akan mengundurkan diri. Lebih baik kerjakan apapu sesuai kesukaan dan kemahiranmu.

9. Kesempatan dan waktu tidak akan terulang dua kali.
Maka dari itu, setiap kesempatan yang ada di depan harus kamu ambil. Kembali lagi ke filosofi sebelumnya, bahwa jangan pernah takut. Pada akhirnya, kesempatan ini tidak akan terulang lagi untuk kita raih.

10. Jangan serakah.
Karena pada akhirnya kamu tidak akan mendapatkan segala hal yang kamu inginkan. Maka, kamu harus sadar kalau tidak selama keinginanmu akan terpenuhi. Jangan serakah dengan terus menerus mencari hartamu dengan cara apapun.

11. Bila kamu menggunakan cara apapun, baik atau buruk, akan ada karma yang kamu terima.
Karma baik maupun buruk akan kamu dapatkan setelah perbuatanmu. Jangan terbuta oleh harta dan jalan mudah yang ditawarkan orang lain. Kamu harus paham kalau segala hal ada konsekuensinya.

12. Kejujuran terkadang pahit, tapi itu jalan terbaik.
Ya, bersikap jujur akan membawamu ke arah yang baik. Memang terkadang, ketika berkutat dengan kejujuran, akan ada yang terluka, akan ada yang tersinggung. Namun, memang itulah jalan keluar satu-satunya untuk mendapat karma baik.

13. Semakin bertambah usia, semakin dewasa dan bijak kita berpikir.
Bukan saja dalam berpikir, tapi juga dalam bertindak. Kita tidak boleh lagi gegabah, harus bisa membaca situasi, selain itu mengandalkan otak dan logika dalam mengambil keputusan.

14. Kembangkan kemampuanmu, perbaiki kesalahanmu.
Setiap manusia punya kelebihan dan kekurangan. Maka dari itu, keduanya haruslah seimbang. Bilang kamu punya kemampuan akan suatu bidang, jangan sungkan-sungkan untuk kamu kembangkan. Hal sama berlaku pada kesalahanmu, perbaikilah karena orang-orang lebih senang melihat niatmu untuk membuat kebaikan.

15. Ketika sudah mencapai tahap awal kesuksesan, jangan lupa untuk menginspirasi orang lain.
Jangan sungkan-sungkan berbagi ilmu. Tak ada salahnya memberikan jalan kesuksesan untuk orang lain pula. Pahala di mata Tuhan lebih besar daripada rezeki yang ada di dunia.
Jangan cepat menyerah dan jangan takut untuk memulai.

Semangat!